Penerapan prinsip bangunan ramah lingkungan kini menjadi tuntutan utama dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan krisis energi global. Perancangan arsitektur modern dituntut untuk memadukan estetika lokal dengan teknologi hemat energi guna menciptakan ruang hidup yang sehat dan berkelanjutan. Menggandeng mahasiswa arsitektur sebagai elemen penggerak inovasi menjadi langkah strategis untuk mentransformasi konsep desain nusantara menuju era arsitektur hijau. Dalam mendorong adopsi prinsip perancangan ramah lingkungan tersebut, pergerakan dari IAI Blitar hadir mendampingi mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi material lokal yang ramah lingkungan dan efisien. Mahasiswa diajak untuk mendalami konsep ventilasi alami, pencahayaan alami yang optimal, serta pemanfaatan vegetasi sebagai elemen pengondisian mikro kawasan. Eksperimen desain berbasis analisis pencahayaan matahari dan pergerakan angin…